Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2011

Perlakuan negatif orang tua pada anaknya


Perlakuan Orang tua terhadap anaknya ternyata membawa pengaruh kepada sifat dan Psikologi anak tersebut, terkadang membawa kepada yang Positif terkadang juga membawa kepada Negatif. Perlakuan orang tua yang negative akan membawa mental anak terombang-ambing.
                Beberapa ulasan dari tentang perlakuan orang tua yang negative dan akibat kepada anak tersebut:

Penolakan/ Rejection
                Perlakuan ini membawa anak menjadi sifat yang kurang percaya diri kepada dirinya sendiri dan merasa terasing. Terkadang ia mencari perhatian dari lingkungan sekitarnya, dan melakukan Mogok. Seperti sengaja menurunkan nilainnya, sengaja  tidak makan agar lingkungannya memperhatikannya juga sering bermusuhan

Pemanjaan
                Perlakuan ini membawa anak menjadi Egoistik/ egois,suka menuntut atau menginginkan sesuatu dengan Harus. Anak  tersebut ingin diperhatikan secara berlebihan dan Anak yang pemanjaan yang berlebihan akan membuat anak tersebut menjadi orang yang tidak memiliki rasa bertanggung jawab.     

Ketentuan moral yang ketat dan keras
                                Anak yang terbiasa dengan Ketentuan moral yang ketat dan keras dari orang tua akan sering  merasa bersalah dan berdosa dalam hatinya. Sering Konflik dalam hatinya sendiri, dan Anak yang terus merasakan perlakuan di atas akan sering merasa kurang harga diri

                Disiplin terlampau keras
                                Perlakuan ini akan menimbulkan anak menjadi Pribadi yang sering mempersalahkan diri sendiri, dan membutuhkan dorongan dari orang lain untuk menyelesaikan tugasnya. Namun beberapa perilaku penyimpangan anak akibat perlakuan  itu dapat berpua Mogok dan Nekad yang disebabkan rasa kebencian dan amarah yang timbul dalam hati

Disiplin yang tidak konsisten
                Perlakuan ini biasanya menimbulkan kacau dan kaburnya sistem nilai Pribadi, dan anak cenderung tidak konsisten, Anak tersebut sering mangalami maju-mundur dalam pribadinnya. Dan anak tersebut akan kurang dipercaya apabila dihadapkan terhadap Problem atau Konflik yang mendalam

Perkawinan yang sukar dan tidak Harmonik (Marital Discord)
                Perilaku ini menimbulkan anak menjadi pribadi yang cemas, Stres dan kurang dalam kepercayaan diri. Akibat dari perilaku ini membuat anak menjadi kurang percaya pada dunia dan orang-orang sekitarnya,

Perceraian (Broken Homes, Divorce)
                Perceraian, menjadikan anak sering Stress dan merasa cemas. Anak yang merasakan Perceraian dari orang tuanya akan merasa rendah diri dan Diombang-ambing  antara loyalitas terhadap ayah ataupun Ibunya. Juga kurang menemukan Model idama-idaman sebegai contohnya kelak. Juga memiliki Kepribadian yang rapuh

Persaingan keras antar-saudara
                Perlakuan ini cenderung dari dalam keluarganya, biasanya dimulai dari Permusuhan secara terbuka ataupun tertutup. Ketenangan hati Anak menjadi kurang, dan kurang percaya diri. Biasanya anak yang merasakan perlakuan ini cenderung bertingkah seperti kanak-kanak

Nilai moral yang tidak baik
                Biasannya  anak yang merasakan perlakuan ini akan sering mendapat operan sikap-sikap yang tidak etik. Dan cenderung berhubungan dengan pihak berwajib

Ambisi terlalu tinggi bagi anaknnya (Ambitious)
                Perlakuan orang tua ini biasanya memberikan nilai Idealistis yang tidak Realistis, sang anak cenderung mengalami Frustasi karena kegagalan yang dibuatnya, juga merasa berdosa akibat kegagalannya. Juga sering merasa tidak berharga
                Kawan-kawan Blogger, saya berharap Ulasan saya ini dapat memberikan pengetahuan sedikit tentang Psikologi antara Anak dan Orang tua yang umum terjadi ^^

Jumat, 23 Desember 2011

Termasuk temperamen apakah Kamu?

       Hiprocrates (460-370 SM), Beliau adalah seorang Bapak Ilmuwan pengobatan. Beliau menemukan beberapa temperamen yaitu Si Melankolik, Si Kolerik, si Sanguin, dan Si Flegmatik.. Teman-teman Blogger yang penasaran sama Temperamen nya, cukup cermati beberapa Temperamen si bawah ini beserta Rinciannya


Sanguin

Selalu Periang dan penuh pengharapan, menganggap segala sesuatu yang di hadapi sangat penting, tapi segera dapat melupakannya sama sekali sesaat kemudian. Ia ingin menempati janji-janjinya namun gagal melaksanakan keingginan itu sebab ia tidak cukup berminat untuk menolong orang lain           Ia adalah seorang penghutang yang jelek yang terus menerus minta waktu untuk membayar, Ia sangat luwes, pandai bergaul juga periang.
Orang sanguin memiliki kelemahan yang lemah kemauannya, tidak disiplin, sering Gelisah, tidak dapat di andalkan, Bising dan sangat berlebih-lebihkan.
Namun, Orang sanguin memiliki kekuatan yaitu beramah tamah, suka bergaul, Riang, berbelas kasihan, juga bersemangat. Orang sanguin berbakat menjadi Aktor, pedagang dan pembicara


Melankolik

                Menganggap segala sesuatu sangat penting. Di segala tempat mereka menemukan alasan untuk merasa khawatir dan yang pertama-tama mereka perhatikan  dari sesuatu keadaan ialah kesulitan-kesulitannya. Ini dilakukannya tidak atas pertimbangan ke ahlakkan, melainkan pergaulan dengan orang lain membuat ia khawatir, berprasangka dan sibuk. Karena itulah rasa bahagia agak jauh darinnya
                Namun Orang Melankolik memiliki kekuatan yaitu, berbakat, cermat, peka, Setia, idealis, Perfeksionis, dan menyukai keindahan.
                Meski begitu Si Melankolik ini memiliki kelemahan yaitu Pemurung, bersifat negatif, Tidak Praktis dan terkadang tidak ramah juga memiliki sifat pendendam. Si melankolik berbakat menjadi Seniman, musikus, pencipta, Ahli fisafat dan menjadi guru
 
Kolerik

                Berkepala panas, namun dengan mudah menjadi tenang apabila lawan yang dihadapinya mengaku kalah. Ia termasuk orang yang sibuk tapi tidak menyukai berada di tepat di tengah –tengah kesibukannya. Karena ia tidak tabah. Ia termasuk orang yang senang dipuji di depan umum.
                Kelemahan si Kolerik yaitu, peramah yang lalim, Menguasai, tidak acuh, Bangga, puas diri, Tidak berperasaan dan juga sangat licik. Namun Kolerik memliki kekuatan yaitu, Berkemauan keras, Tekun, berjiwa amat bebas, Optimistis, Tegas dan sangat berbakat pemimpin. Si kolerik berbakat menjadi Produsen, Pemborong, dan menjadi pemimpin

Flegmatik

                Orang seperti ini lambat menjadi hangat, namun bila sudah hangat dapat bertahan lebih lama.ia bertindak atas keyakinan sendiri bukan atas dorongan Naluri. Flegmatik termasuk temperamen yang cerah dapat mengantikan ketidak hadiran kecerdikan dan kebijakan di dalam dirinya.
                Ia bertindak layak dalam bergaul,dengan orang lain dan biasannya dapat maju karena kegigihannya dalam mencapai sasaran yang dikehendakinya sementara ia seakan-akan member jalan pada orang lain.
                Kelemahan si Flegmatik ini yaitu, Kikir, sangat penakut, tidak tegas, Suka melindungi diri sendiri dan tidak jarang mementingkan dirinnya sendiri.
                Namun Flegmatik juga memiliki kelemahan yaitu, Tenang, lembut hati, Dapat diandalkan, efisien, Praktis dan berbakat pemimpin. Flegmatik juga berbakat menjadi diplomat, Akuntan, Guru dan Ahli tehnik.              
                Nah, termasuk temperamen apakah teman-teman? ^^